CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Senin, 25 Februari 2013

BAWANG PUTIH BAWANG MERAH
Ø  Pada Jaman dahulu kala, disebuah desa di Jawa , hiduplah sebuah keluarga yang bahagia. Hingga suatu ketika ayahnya jatuh sakit dan akhirnya meninggal. Sepulang dari pemakaman Bawang putih dan bibi masih menangis.....Sesampainya dirumah.. 
Ibu : Putih !! Bibi !!!
  Merah: kamu harus berikan kamarmu untukku! Dan kamar ayahmu untuk ibuku!
Putih : Ta..tapi itu tidak mungkin bu. Disurat wasiat ayah semua sudah dibagi rata. Kita tidak boleh .........
Ibu : Tidak usah banyak bicara kamu!! Lakukan saja yang kita perintahkan..! cepat...!! Bibi bantu putoh untuk membereskan barang-barang!
Bibi : Tapi nyonya, surat wasiat itu harus dilaksanakan , jika tidak, tuan tidak akan tenang dialam sana
Merah : Bibi ini cerewet sekali. Tinngal lakukan saja kok. Atauuu bibi mau ku pecat ??? 
(pergi membantu putih)
Ø Keesokan harinya, bawang putih sedang mencuci piring , tiba-tiba....praakkkk
Ibu : Ada apa ini, pagi-pagi sudah berisik. Putih apa yang kamu lakukan ????
Putih : maafkan saya ibu...saya tidak sengaja
Merah : ahhh bohong... pasti bawang putih hanya mencari alasan saja bu !! . Lebih baik kita usir dia!! Bikin susah saja
Bibi : Tidak nyonya, saya yang salah , tadi saya tidak sengaja menyenggol putih
Ibu : kalau begitu ,mulai hari ini bibi saya pecat dan sekarang juga pergi dari rumah ini !!!!
Ø Keesokan harinya.....
Ibu : putihh....! cepat kemari !
Putih : ada apa bu ??
Ibu : karena ibu sudah tidak bekerja disini lagi , mulai hari ini semua tugas rumah kau yang kerjakan!!
Putih : apa??? Tapi aku tidak mungkin melakukan semua itu sendiri..
Ibu : aku tidak peduli, pokoknya yang ibu tau pekerjaan rumah harus selesai. Sekarang kamu cuci baju. Ini !!!
Putih : baik bu
Ø On theway to the river... tiba-tiba putih terjatuh....(aww)
Pangeran : are you ok ?? can i help you ??
Putih : ohh no thanks. I’m fine (berdiri dengan dibantu pangeran)
Pangeran : by the way . i never see you before. Are you new here ??
Putih : noo. But it was my first time wash clothes here.
Pangeran : well, my name is Prince Mike
Putih : are you sure ??! you’re the king Arnold’s son ?
Pangeran : yes, i’am . but sorry i have to go now ! i hope we’ll meet again 
Ø At the river , when putih is washing the clothes. Suddenly....
Putih : selendangku ??!!
( putih try  to get the selendang but the selendang was disepeared, then putih decided to go home ..Sesampainya di rumah..)
Merah : putih  i wanna see my selendang
Putih : maaf aku sudah berusaha untuk mencarinya, tetapi arusnya terlalu deras, sehingga ku tidak dapat menemukan selendanh itu.
Merah : maksudmu, selendangku hilang?!? Sekarang juga cepat cari selendangku, dan sebelum menemukannya kamu tdk boleh kembali ke rumah
Putih : maaf merah, aku akan mencarinya.
Ø At the river...
Pangeran : you look so panic. What’s the matter ??
Putih : aku sedang mencari selendang saudaraku. Tadi aku tidak sengaja menghanyutkannya !!
Pangeran : jangan khawatir... aku akan membantu mencarinya . What’s the selendang looks like?
Putih : the color is red
Ø Looking for the selendang and suddenly there’s a suara !!
( kau harus mengarungi tepi sungai ini dan kau akan menemukan sebuah gedung!
Putih  : did your hear that ??
Pangeran : yes, i heard that. Cepat kita menuruti saja perintah suara itu. Menurutku itu adalah sebuah petunjuk.
Ø Di gubug..
Pangeran : sepertinya ini dia gubuk yang dimaksut oleh suara itu.
Putih : aku pikir juga begitu. Let’s find out.
( tok ...tok..tok)
Putih : excuse me...
(bibi datang )
Putih : i looking for my selendang. The color is red on the way here, i heard a misterias voice, said that my selendang was here. It’s that true ??!
Bibi : yes. That true . but i’ve one condition.
Pangeran : what’s the condition ?
Bibi : you have to clean up my house and prepare my dinner.
Pangeran : tapi kita harus secepatnya kembali.
Bibi : is that so, you wouldn’t get the selendang
Putih : baiklah kalau begitu
(membersihkan )
Bibi : anak-anak itu sangat rajin dan berhati mulia, (bergumam)
              Karena kalian baik hati, maka sebagai imbalannya aku akan memberikan hadiah untuk kalian....silahkan pilih salah satu.
Putih : baiklah (memilih bungkusan yang kecil  )
Pangeran : permisi ...kami harus segera pulang karena hari sudah mulai sore
Bibi : baiklah ..!! hati-hati di jalan.
(putih dan pangeran pun pulang )
Putih : by the way aku harus buru-buru pulang, karena pasti ibu dan saudaraku sudah menunggu d rumah. Terimakasih sudah mau menemaniku mencari selendang saudaraku .bye
Pangerang: ohh iya.. sama-sama . hati-hati.bye  

Ø Di rumah ...
Ibu : kenap baru pulang ?? hah ??
Putih : maafkan putih bu ...
Merah : lohh apa itu ??? sini berikan kepada ku.!!
Putih : jangan..jangan...
Ibu : sini berikan ( sambil mendorong putih hingga terjatuh)  . sekarang cepat kamu masak untuk makan malam.
( putih ke dapur sambil menangis, sedangkan ibu dan merah masuk ke kamar untuk membuka bungkusan itu)
Ibu: waahh isinya emas.. kita kayaa
Merah : iya buuu... kita kaya wahhhh  
Ibu : putih....putih cepat sini ?!!
Putih :  ada apa bu ??
Ibu: bagaimana kamu bisa mendapatkan perhiasan sebanyak ini..
Merah : kamu mencuri yaa,..?
Putih : tidak...tidak aku mendapatkannya dari seorang nenek yang tinngak di gubuk pinggir sungai
Ibu : ya sudah...cepat sana lanjutkan masakanmu 
Merah : bu aku punya ide bagaimana kalo aku melakukan hal yang sama dengan putih.
Ibu : waah ide bagus itu, baiklah besok kamu mencuci selendang di sungai trus kamu hanyutkan selendang itu dan kamu mencarinya sampai bertemu gubuk dan kamu lakukan apa saja yang dilakukan putih. 
Ø Pagi harinya …. 
(Pagi itu merah dan ibunya pergi ke sungai untuk mencuci selendang













Tidak ada komentar:

Posting Komentar